Berita an information from faculty

Penanggulangan Radikalisme Melalui Soft Power

Ratusan warga Dusun Bungur Gede Kecamatan Ciasem Subang menggeruduk Pondok Pesantren Miftahul Huda. Dikarenakan Pondok Pesantren tersebut diduga mengajarkan ajaran radikalisme. Kemudian Polisi mengevakuasi 39 jemaah Pondok Pesantren agar terhindar dari amukan warga, para jemaah Ponpes pun dipindahkan ke Dinas Sosial untuk sementara. 
 
Ketika kota subang sedang dihebohkan dengan salah satu Ponpes yg diduga mengajarkan radikalisme, justru para Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Subang ini malah mengunjungi para jemaah Ponpes Miftahul Huda tersebut, yang berada di Dinas Sosial Subang. Tak hanya itu, mereka pun membagikan beberapa sembako, seperti pakaian, makanan, obat-obatan dll. 
 
Menurut Presiden BEM Fakultas Hukum UNSUB Fernando Manggala Yudha, "kami mendengar informasi adanya ponpes yg diserang warga, karena menyebarkan paham radikalisme. Oleh karena itu kami pun mengidentifikasi informasi tersebut, kemudian kami bergegas untuk membantu apa yang bisa kami bantu. Sehingga kami membantu menyumbang beberapa sembako untuk para jemaah yang berada di Dinsos, sumbangan ini hasil dari donasi Mahasiswa Fakultas Hukum secara sukarela. Terkait mereka disinyalir adalah teroris, kami tidak melihat kearah sana kami hanya ingin memanusiakan manusia saja". Ujar Fernando.

Program Magang SMKN 1 CIPUNAGARA

PKL ( Praktik Kerja Lapangan ) umumnya dilakukan oleh siswa siswi SMK , karena siswa SMK lebih berpotensi kedalam bidang kerja biasanya pada saat kelas 11 siswa SMK dilatih untuk langsung terjun ke dunia kerja. Oleh sebab itu pihak sekolah Smkn 1 Cipunagara menempatkan beberapa siswanya ke Universitas Subang untuk melakukan praktik kerja dan melatih diri dalam bidang pekerjaan. Pada saat ini sekolah Smkn 1 Cipunagara mengirimkan 12 siswa ke Universitas Subang , dan bidang keahlian siswa tersebut diantaranya : Administrasi Perkantoran ( 8 siswa ), Akuntansi ( 2 siswa ) , dan Teknik Komputer & Jaringan ( 2 siswa ). Mereka ditempatkan oleh pihak Universitas Subang di beberapa fakultas, antara lain di Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Pertanian. 

DPM Fakultas Hukum Kunjungan kerja Ke DPRD Subang  

 
Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Subang menggelar kunjungan kerja sekaligus melakukan  diskusi santai 'legislative gathering' di Gedung DPRD kab. subang yang beralamat di jalan dewi saritika no.2 subang kamis,(04/01/2018). 
 
Diskusi tersebut dihadiri sekaligus di buka oleh Ketua DPRD Kab.subang Ir. Beni Rudiono juga di hadiri  oleh perwakilan dari komisi 1 dan komisi 4  diantaranya Bpk. Nurul Mukmin, ibu Juju Juenah,  Bpk. H. Karnudin dan Bpk. Dasum Mulyadi.
 
Sigit Yulianto sebagai pemimpin rombongan sekaligus Ketua DPM Fakultas hukum menyampaikan bahwasanya dilaksanakan kunjungan ini adalah sebagai wujud partisifasi Mahasiswa untuk mengontrol kinerja pemerintah khususnya di Kabupaten Subang. Sigit pun melontarkan beberapa pertanyaan terkait bagaimana tata cara pembuatan peraturan daerah yg baik dan benar, yg dimana nantinya akan diimplementasikan di fakultas hukum . 
 
Dimana Fakultas Hukum sendiri menerapkan sistem miniatur pemerintahan dalam organisasi kemahasiswaan seperti  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai eksekutif yang mengeksekusi kebijakan yang disepakati bersama seperti GBHO (garis-garis besar haluan organisasi) yg ada di internal fakultas hukum  , kemudian ada KPUM sebagai  penyelenggara pemilu raya yang mencetak  pemimpin-pemimpin yang baik dan amanah, adapun UKM yaitu unit kegiatan mahasiswa sebagai wadah menyalurkan minat dan mengembangkan bakat mahasiswa. 
 
Sigit menyebutkan DPM  harus berkomunikasi dengan pihak terkait yang satu linier dan paham betul dengan tugas pokok dan fungsi legislatif. (Pungkasnya) .

Aksi Kemanusiaan BEM Fak. Hukum

SUBANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Subang (Unsub) menggelar penggalangan dana kemanusiaan untuk korban gempa bumi daerah Tasikmalaya.

Penggalangan dana dilakukan disekitar Wisma Karya dan wilayah Subang Kota selama beberapa hari mulai dari Minggu (21/12/2017) kemarin.

Kordinator lapangan Yopi menyampaikan, bahwasannya kegiatan penggalangan dana tersebut dilaksanakan sebagai kepekaan mahasiswa Fakultas Hukum setelah menyaksikan korbam gempa di Tasikmalaya.

“Aksi penggalangan dana ini merupakan aksi kemanusian, kita bersama BEM melakukan penggalangan dana,” kata Yopi.

Sementara itu, Presiden BEM Fakultas Hukum Fernando Manggala Yudha memaparkan, bahwa kegiatan penggalangan dana ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa sebagai respon dari terjadinya bencana alam di Tasikmalaya.

“Ini merupakan bentuk rasa kepeduliaan kami terhadap kondisi daerah Tasikmalaya yang tertimpa gempa bumi. Yaitu untuk memanusiakan manusia,” tegas Fernando.

Penggalangan dana tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda, yaitu dengan pembacaan sajak dan menyanyikan lagu-lagu tentang kemanusiaan. Agar para pengguna jalan tergugah hatinya.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, yang nantinya akan disalurkan secara langsung ke daerah yg tertimpa gempa khususnya Tasikmalaya.

 

 

Why Law Faculty?

Lorem Ipsum adalah contoh teks atau dummy dalam industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi standar contoh teks sejak tahun 1500an, saat seorang tukang cetak yang tidak dikenal mengambil sebuah kumpulan teks dan mengacaknya untuk menjadi sebuah buku contoh huruf. Ia tidak hanya bertahan selama 5 abad, tapi juga telah beralih ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Ia mulai dipopulerkan pada tahun 1960 dengan diluncurkannya lembaran-lembaran Letraset yang menggunakan kalimat-kalimat dari Lorem Ipsum, dan seiring munculnya perangkat lunak Desktop Publishing seperti Aldus PageMaker juga memiliki versi Lorem Ipsum.